mata kucing melirik kedalam ruang dalam
mengintip kegelapan, menatap kekosongan
apa yang diintip...?
di dalam ada rasa, perasa, perasaan, rasa, perasa, perasaan
apa itu...?
menumbuk rasa, pemegang otoritas tertinggi jiwa
mata kucing jadi gila
mengembangkan indra
melewati batas limit
menemukan limit baru yang terduga
sejauh ini tak ada usaha
tak ada duga
namun ada mata kucing
mampukah dia merobek tirani otoritas
rasa atas jiwa
ini paradoks
antara mata kucing dan rasa
Sabtu, 25 Agustus 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar