Senin, 18 Juni 2012

Survive In The Darkest Forest

by Princess B
Cast : Super Junior
Genre : Comedy, Friendship
____________________________________________

Liburan kali ini, seluruh member Suju sepakat untuk berlibur ke Hawaii. Dan kini mereka pun sudah stand by di Incheon Airport.
"Hyung, kau yakin kita bakal menghabiskan liburan di Hawaii?", tanya Eunhyuk tampak was-was.
"Waeyo, dongsaeng, apa yang kau khawatirkan?", ujar Leeteuk. Bahkan ia sudah siap dengan pakaian ala Hawaii motif bunga-bunga warna biru-ijo, dipadu dengan celana pendek dan sandal jepit semacam swallow. Sangat antusias. Sangat mencolok.
"Aniyo hyung.. aku ke toilet dulu", Eunhyuk berjalan dengan langkah gontai. Melihat ada kejanggalan dengan soulmate-nya itu, Donghae pun diam-diam mengikuti.
"Eunhyuk-ah..", Donghae terkejut setengah mati karena melihat tisu yang berserakan memenuhi ruang toilet. Dan kini toilet itu banjir, banjir akan tangisan Eunhyuk.
"Gwenchanayo? Wae? Wae?",
Tangisan Eunhyuk makin menjadi. Ia pun bersandar di bahu Donghae, menangis tersedu-sedu seperti anak kecil yang layangannya abis putus. Eunhae couple memang so.. sweet..


'SROOTT!!', suara hidung Eunhyuk yang bikin Donghae jijik.
"Eeteuk-hyung jahat! Aku nggak mau ke Hawaii, aku sudah berencana sejak jauh hari pengen ke Yusa!(maksudnya U.S.A) Kenapa.. ia sungguh EGOIS TAK BERPERASAAN!",
'SROOTT!!',
"Asyik-an ke Hawaii kalee..", ujar Donghae meyakinkan.
"YA! Hawaii kan cuma pantai biasa! Kalau mau ke pantai, PULANG AJA KE MOKPO! Gampang",
Sekarang gantian Donghae yang nangis merasa terhina. Mereka pun menangis bersama.
#abaikan
15 menit sebelum take off, semuanya berkumpul dan masing-masing telah mengenakan baju ala Hawaii mereka. Siapa lagi kalau bukan si Leader yang memaksa karena tidak mau terlihat gila sendirian.
"HORE! Semua sudah siaaap??!",
Yesung, memakai baju Hawaii berwarna hitam (emang ada?), kacamata hitam, semuanya serba hitam. Bahkan tak ada yang menyadari Ddangkommi yang juga ikut serta, dan berkamuflase di pundak Yesung.
Leeteuk, Shindong, Siwon dan Ryewook memakai baju Hawaii yang kompak, persis satu sama lain (lebih mirip anak-anak panti asuhan).
Sungmin, tak lain memakai baju dengan warna favoritnya pink cerah. Bermotif bunga-bunga, tampak serasi dengan Kyuhyun dengan warna merah maroon-nya.
Sedangkan Donghae dan Eunhyuk memilih baju couple, sama-sama berwarna biru muda.
"Yey! Ayo berangkaat~",

2 jam berikutnya..
Semua anggota Suju tertidur di dalam pesawat. Saking tidak sabaran, sampai-sampai mereka bermimpi tentang indahnya pesona Hawaii. Bayangan-bayangan seperti surfing, laut biru nan eksotis, pasir putih, sampai tarian-tarian khas yang dibawakan gadis Hawaii dengan rok terbuat dari daun kelapa (yang satu ini khusus untuk si yadong, Eunhyuk).
Pesawat pun landing. Leeteuk yang pertama kali menyadari, langsung terbangun, memakai sunglasses-nya, dan menyongsong ke luar dari pesawat.
"ALLLOOOHA...!!!!~",
'krik, krik, krik..'
Sepi.
Tunggu dulu.. Sejak kapan Hawaii yang terkenal akan pantai dan matahari menyengat-nya, berubah jadi hutan hujan tropis yang sangat lebat begini?!!
"INI KESALAHAN...!", protes Leeteuk. "Kenapa mendarat disini?",
"Hyung, ada ap...", Sungmin belum menyelesaikan kalimatnya, terpaku melihat pemandangan di depan matanya. Bukan pantai, tapi hutan.
Satu per satu member yang lain pun ikut keluar. Mereka juga terheran-heran.
"HYUNG, G.A.WA.AT..!", Donghae muncul tiba-tiba tersengal-sengal setengah panik.
"Demi celana pendek Leeteuk-hyung, bicaralah yang jelas Donghae!", sahut Eunhyuk.
"Semua penumpang HILANG! Pilot HILANG! Pramugari HILANG! SEMUA HILANG!",
"Oh.. NOOO WAYY~",
"Kenapa, Hyuk?",
"Aku belum minta nomor hape dan twitter si pramugari...!",
Ealah.
"Mungkin, ini adalah.. sabotase", semua saling berpandangan, karena tidak tahu siapa yang bicara barusan.
"Yesung, kamu ya, yang ngomong tadi?", tanya Leeteuk.
Mungkin karena pakaian Yesung yang serba hitam mengaburkan keberadaanya, sehingga tak ada yang menyadari ia ada disana kecuali jika tersenyum menampakkan giginya yang putih.
(-__-)segitunya-kah?
"Bukan.. yang bicara tadi adalah.. Ddangkommi.. YA GUUEE LAAAH!!!", Yesung kesal dan hanya disambut anggukan mengerti dari teman-temannya.
"Ehem, mungkin ini adalah.. sabotase! Ada seseorang yang sengaja melakukan ini pada kita..",
"Tapi siapa? Kenapa?",
Yesung melanjutkan, "Karena kita tidak bisa kembali lagi, maka, kita harus bertahan hidup disini. Kemampuan kita diuji",
"Oh, jahat..", sahut Ryewook tiba-tiba dengan aegyo-nya. (ck, nggak membantu).
"Ya sudah, kita lakukan saja, kok repot. Kita kan Mr. Simple", ujar Shindong yang ternyata sejak tadi sudah memanggang babi hutan. Kyuhyun leyeh-leyeh di tenda buatannya, sedangkan Siwon sudah bertelanjang dada abis kerja keras ngumpulin kayu bakar. (jdar!)
"Benar juga! Ini pasti salah satu reality show terbaru dan kitalah bintang tamunya. Jadi, di sekitar sini pasti ada kamera tersembunyi yang mengintai gerak-gerik kita. Nah, kalau begitu kita harus tunjukkan kalau kita bisa! WE ARE SUPER JUNI...!", teriak Leeteuk.
"OEYO!!",
"HWAITIIING~!!",
Malam harinya si Leader, Leeteuk, demam tinggi gara-gara alergi lintah hutan.

Keesokan paginya, mereka berkumpul..
"Kyu, menurutmu kita dimana?", tanya Sungmin.
"Di hutan",
"Aku tahu kita di hutan!! Tapi di negara mana tepatnya?",
"Menurut navigator yang ada di ponselku, ah.. bagaimana ya? Aku tak bisa menjelaskan.. Oh! Mengerikaan!", Kyuhyun memencet-mencet tombol ponselnya dengan panik.
"Apa? Apa? Kita dimana??", ujar Sungmin panik, hingga...
"EETEUK-HYUUUUNG..! G.A.WA.T..", Donghae datang sambil terengah-engah.
"Demi celana pendekku bicaralah yang jelas!", Leeteuk kesal.
"Shindong-hyung! Yesung-hyung! Mereka berkelahi!",
"Bagus ayo nonton!", #loh.
Di TKP..
Keadaan benar-benar kacau. Shindong dan Yesung tampak terengah-engah seperti habis bergulat. Sementara pepohonan disekitar pada roboh dan penuh bekas cakar-cakaran.
"Shindongie, Yesungie! Ada apa ini?", tanya Leeteuk. Sebelum ada yang menjawab, ia menyeret dua dongsaeng-nya itu tanpa basa-basi.
"Kalian berdua, duduk! Kenapa kalian berdua bertengkar!",
"Dia..", Yesung angkat bicara sambil menatap tajam Shindong. "Melakukan hal yang tidak senonoh!",
Shindong hanya membuang muka.
"Bagaimanapun juga, kalau memang pria sejati, kau harus TANGGUNG JAWAB!!", teriak Yesung.
"MWO?!", Shindong tidak terima. "Hyung, jangan percaya dia! Sumpah, aku hanya nafsu..!",
"Shindong-sshi! Apa yang sebenarnya kau lakukan padanya, HAH??", Leeteuk jadi emosi.
"Hyung, saranku kita harus segera pergi dari sini! Entah ini acara reality show, atau apapun itu, yang jelas kita bakal mati kelaparan, hyung.. Aku tak bisa menahan nafsu.. nafsu makanku yang besar tidak cukup cuma makanan ringaaan!!!",
"Dan orang itu..", ia menunjuk Yesung yang sedang berjongkok di dekat pohon tampak meratapi nasib. "Dia benar-benar nggak bisa pakai logikanya..",
Yesung balik menatap Shindong dengan mata berkaca-kaca.
"AKU TAHU KAU LAPAR, KITAS SEMUA LAPAR, TAPI JANGAN BAKAR Ddangkomii....!!!", ia menunjukkan si tak berdosa Ddangkommi yang tampak lezat terbakar setengah matang. "Sekarang dia tidak  mau muncul dari tempurungnya! Kau tega Shindong-sshi.. Kau harus TANGGUNG JAWAB!..",
"Andwe! Kita makan saja itu kura-kura dan bereslah masalah kelaparan kita!",
"Andwe!",
"Aku lapaaar..",
"ANDWEE...!",
Leeteuk berpikir sejenak. Betapa bodohnya ia mengurusi masalah dua dongsaeng-nya ini dengan serius. Ia hanya memijit-mijit pelipisnya. Pening.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ini adalah hari ketiga mereka berlibur  tersesat. Dengan persediaan makanan terbatas dan tenaga yang semakin lama semakin habis, mereka masih memilih bertahan di hutan yang entah apa namanya itu, demi profesionalitas sebagai publik figur.
Dan siang itu, keadaan bukannya semakin membaik.
-
Leeteuk hanya menatap kosong langit biru.
-
Shindong masih menusuk-nusukkan lidi ke dalam tempurung Ddangkommi dengan harapan bisa makan sate kura-kura, yang tentu mendapat perlawanan sengit dari empunya.
-
Sungmin dan Kyuhyun muter-muter gak jelas nyari apapun yang bisa dimakan.
-
Siwon, jangan ditanya. Terhitung selama dua hari dua malam dia hanya baca kitab di tenda.
-
Donghae dan Wookie tampak tak punya beban pikiran, malah main batu-kertas-gunting dengan riangnya.
-
Eunhyuk, mana Eunhyuk? Mana? Oh, Eunhyuk di atas pohon sedang kursus bahasa monyet sama Tarzan #gak heran.
Beberapa menit setelah muter-muter, mendadak Sungmin berhenti.
"Leeteuk-hyung..", sementara dari yang dipanggil tidak menunjukkan adanya respon.
"Hyung..",
"Naaee..?", ujar Leeteuk. Sungmin terkejut karena bingung mendeskripsikan bau mulut Leeteuk. Yang jelas ia yakin baunya ampuh digunakan sebagai bahan senjata pemusnah masal inovasi terbaru.
"Hyung, kemarin kau bilang, kita ada di acara reality show yang mengharuskan kita bertahan hidup di hutan selama batas waktu yang ditentukan, ya kan?", tanya Sungmin.
"Yep",
"Dan kau juga bilang, pasti ada kamera-kamera yang meliput setiap kegiatan kita, ya kan?",
"Yep",
"Hyung, kita ada dalam masalah", bisik Sungmin.
"Yep. Eh, maksudmu?",
Sungmin berbicara dengan suara yang nyaris, hanya bisa didengar oleh makhluk mikro semacam amuba.
"Yang pertama, sejauh ini.. belum ada satupun dari kita yang melihat kamera tersembunyi. Yang kedua, tidak mungkin kita jadi bintang tamu reality show. Soalnya, manajer sudah mengosongkan jadwal kita untuk berlibur di Hawaii selama 3 minggu..",
"Betul. Jadi?", tanya Leeteuk.
"Jadi??! Jadi kita tersesat, hyung...", lama kelamaan Sungmin tidak tahan dengan hyung-nya yang lelah mental dan lemot itu.
"KITA TERDAMPAR, DAN TERSESAT DI HUTAN INI, DAN.. DAN.. CEPAT ATAU LAMBAT KITA AKAN MATI KALAU TIDAK SEGERA KELUAR DARI SINIIII!!!", teriak Sungmin.
Semua aktivitas terhenti beberapa detik. Semua saling berpandangan.
"HWAAAAAAAAA!!!!!!!",
Dan sadarlah kalau mereka benar-benar terdampar, dan segera menyusun rencana untuk keluar dari hutan lebat itu.
(TELAT BANGEEET.. OPPA SAYANG!!! -______-)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pagi harinya ditemani suara bak debur ombak dan raungan paus di perut masing-masing, kesembilan namja itu berkumpul dan berusaha mencari cara agar bisa kembali ke Seoul.
Leeteuk sudah siap dengan kertas yang ditulisi seperti tulisan anak tk.
"Nah, ini rencana-rencana yang akan kita lakukan. Aku tahu kalian lapar dan lelah. Tapi saat ini taruhannya adalah nyawa kita",
"Bukan tentang berapa kali kita jatuh, yang menentukan seberapa kuat diri kita. Melainkan berapa kali kita bangkit setiap kali kita jatuh. Jadi, mari berjuang sama-sama",
"Wah.. daebak, hyung. Sangat menginspirasi!", ujar Wookie mengacungkan jempol.
"Ah, bukan apa-apa. Aku ngopas dari dia kok", Leeteuk menunjuk ke arah semak belukar.
Dari sana muncul seseorang, "Pak Mario Teguh?!", sahut semua serempak.
"Ck,ck,ck.. Sahabat super..",
#abaikan
 Rencana A : Kembali ke pesawat, mencari benda-benda yang masih bisa dimanfaatkan.
Dan hasilnya nihil. Tak tersisa apapun, bahan makanan, maupun alat komunikasi yang bisa digunakan. Bahkan ponsel mereka hilang semua.
"Ponsel? Tunggu dulu..", ujar Sungmin. Pandangannya beralih ke Kyuhyun.
Kyuhyun terkejut dan langsung merogoh sakunya, baru ingat kalau cuma ponselnya yang gak hilang! Namun Sungmin langsung merebut ponsel itu dari tangannya.
"Cepat, cepat, hubungi manejer!", sahut Siwon.
Namun secuil harapan namja-namja malang itu menghilang, menatap nanar ponsel Kyuhyun yang monokrom, hitam.
"Aku kan juga butuh main game..", Kyuhyun nyengir.
"Bagus, baterainya habis..",
Dan untungnya hari ini Kyuhyun terlalu imut untuk diberi bogem mentah oleh semua hyung-nya.
Rencana B : SURVIVE! SURVIVE! SURVIVE!
Terpaksa tidak dilanjutkan karena mengalami berbagai kendala. Badan Wookie panas, Yesung repot soal Ddangkommi yang sedang flu, Siwon yang frustasi karena salah satu abs-nya kempes(?), Eunhyuk dililit anakonda, belum lagi sisanya yang kelelep di pasir hisap..
Rencana C : Bakar hutan, Cari bantuan!!
Dibatalin. Gak ada korek api soalnya.
Rencana D, E, F, G, H, I, pada akhirnya sampai pada rencana Z : Berdoa
Dan.. berujung pada ceramah yang dilakukan oleh Siwon kepada semua member Super Junior, selayaknya orang-orang yang tersesat. Dalam artian harafiah, benar-benar tersesat.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Malam yang sunyi itu..
Tiba-tiba terdengar suara melengking memecah kesunyian.
"Oh MAI GOOOOOSSSSHH!!!~",
Ternyata suara itu milik seseorang yang baru datang, menyorotkan senternya dan terkejut setengah mati melihat sembilan orang yang terkapar di tengah hutan malam-malam begini.
"HEECHUUL-HYUUUNG..??!~~", ratap anak-anak kecil setengah tak percaya kalau dia ternyata adalah Heechul.
"Astaga ya ampun, apa yang kalian lakukan disini, Hah?",
"Kakagh piQir?? Plis deh kakagh, Qta ituwh tersesath..", ujar Wookie. Sementara yang lain menggelayut di kaki-kaki Heechul.
"Tersesat gimana, eh, astaga ya ampun.. Jangan makan kakiku plis", Heechul segera mengenyahkan adik-adiknya yang sudah seperti hiu dan serigala buas.
"Aku sudah lama sekali menunggu kalian di hotel. Eh, malah santai-santai di sini..", lanjutnya.
"Hey! Apa maksudmu? Kita berencana liburan ke Hawaii, tapi yang ada malah nyasar kesini. Di hutan antah berantah. Kita tersesat.. Tanpa ada makanan, tanpa alat komunikasi, dan kau tahu.. adik-adik kita jadi seperti ini..", isak Leeteuk.
"Leeteuk-hyung, apakah manejer tidak memberi tahumu?", ujar Heechul. "Sebelum pergi ke Hawaii, kalian harus menjemputku di lokasi syuting dulu. Aku kan juga mau ikut. Drama terbaruku kan judulnya "Survive in The Darkest Forest", ya seperti inilah settingnya!!",
"Maksudmu?? Kita bukan di hutan antah berantah?",
"Hm .. Bisa dibilang begitu sih.. Ini berkat kru visualisasi yang hebat dalam mengurus hutan buatan ini", Heechul mangut-mangut.
"MWO?! Jadi kita nggak tersesat?", tanya Leeteuk lagi.
"Plis deh, tinggal jalan 200 meter kesana aja kita sudah sampai di pintu keluar (lu pikir mall?).
Mendengar hal itu, kesembilan member jadi sumringah. Dengan penuh semangat mereka berjalan di belakang Heechul menuju pintu keluar.
DAN..
"HOREEE...!!!!",
"Mianhae, aku nyuruh manejerku untuk mengemasi barang-barang kalian ke hotel, selagi kalian masih tertidur di pesawat.. Hehe", ujar Heechul seraya memeluk teman-temannya.
Semua begitu senang. Rencana liburan ke Hawaii tetap dilaksanakan meski nggak sesuai jadwal semula. Konyol memang, lokasi hutan buatan itu ternyata masih di dalam kawasan perkotaan Seoul.
"Kyuhyun-ah..", ujar Sungmin lirih.
"Hm?",
"Bukankah seharusnya kau sudah tahu, kalau ini masih wilayah Seoul? Kan kamu pernah melacaknya dengan navigator ponselmu. Dan kau berkata, 'Oh, mengerikan, no...!'. Apa maksudmu, hah?",
"Mianhae, aku sedang main Starcraft. Uwooh.. sungguh mengerikan monster-monster di hutan itu..".
(jdar!) Sungmin hanya memutar bola matanya.

END

2 comments:

Anonim mengatakan...

ha ha ha, lucu thor....
bikin yang lain lagi ya..

art-writing mengatakan...

ok, makasii ;)

Posting Komentar

 

Template by Suck my Lolly